Postingan

Software Development Live Cycle

APA ITU SOFTWARE DEVELOPMENT LIFE CYCLE(SDLC)? Software Development Life Cycle (SDLC) adalah kerangka proses yang digunakan dalam pengembangan perangkat lunak secara sistematis, terstruktur, dan terorganisir. SDLC menjelaskan urutan tahapan yang harus dilakukan oleh tim pengembang mulai dari merencanakan proyek, mengumpulkan kebutuhan pengguna, merancang sistem, menulis kode program, melakukan pengujian, merilis software, hingga melakukan pemeliharaan setelah software digunakan. Dengan kata lain, SDLC adalah peta jalan (roadmap) yang memastikan bahwa perangkat lunak dapat dibangun dengan kualitas tinggi, sesuai kebutuhan pengguna, selesai tepat waktu, dan efisien dalam penggunaan biaya maupun tenaga. Tujuannya: Menghasilkan software berkualitas Mengurangi error Menghemat waktu dan biaya Memastikan software sesuai kebutuhan pengguna   TAHAPAN SDLC 1. Planning (Perencanaan) Tahap perencanaan adalah fondasi awal dari seluruh proses pengembangan s...

Buat ERD tentang penerapan Denormalisai

Klik disini untuk menonton videonya.  

Apa itu SQL, DDL, DML, DCL, dan TCL

SQL (Structured Query Language) SQL adalah bahasa standar yang digunakan untuk mengelola data dalam Sistem Manajemen Basis Data Relasional ( Relational Database Management System - RDBMS). Secara harfiah, SQL memungkinkan Anda untuk membuat , mengakses , memanipulasi , dan mengontrol data dalam basis data, seperti: Mengambil data (kueri). Memasukkan, memperbarui, atau menghapus catatan data. Membuat atau mengubah struktur skema basis data (tabel, view , indeks, dll.). Menetapkan izin akses pengguna. Perintah-perintah SQL dikelompokkan menjadi beberapa sub-bahasa utama, yaitu DDL, DML, DCL, dan TCL. 1.  DDL (Data Definition Language) DDL digunakan untuk mendefinisikan dan mengelola struktur (skema) objek basis data. Perintah DDL bersifat auto-commit , yang berarti perubahan langsung disimpan secara permanen dan tidak dapat di- rollback . CREATE: Digunakan untuk membuat objek baru di basis data, seperti tabel, view , i...

Buat ERD tentang Intersection sebanyak 5 kasus

Klik disini untuk menonton video.  

Apa itu Normalisasi pada ERD

Gambar
PENGERFTIAN  Normalisasi adalah proses untuk menyusun data di dalam database agar data tidak ganda atau berulang (redundan), tidak terjadi ketidakkonsistenan data, dan setiap data tersimpan di tempat yang paling tepat. Proses normalisasi ini dilakukan setelah pembuatan ERD dengan tujuan agar desain tabel menjadi lebih efisien, rapi, dan mudah dikelola. TUJUAN NORMALISASI Menghilangkan duplikasi data → Misalnya nama pelanggan tidak perlu disimpan di beberapa tabel. Memperjelas hubungan antar tabel → Setiap tabel punya fungsi yang jelas: pelanggan, pesanan, produk, dan lain-lain. Mempermudah perawatan database → Kalau ada data berubah, cukup ubah di satu tempat saja. Meningkatkan integritas data → Data lebih akurat dan tidak bertabrakan. TAHAP NORMALISASI Normalisasi dibagi menjadi beberapa bentuk normal (normal form), mulai dari 1NF sampai 3NF, bahkan ada yang lebih tinggi seperti BCNF. Namun, pada umumnya normalisasi cukup dilakukan hingga tahap 3NF (Third Normal Form). 1NF ...

Apa itu Relation pada ERD, mengapa Many-to-Many tidak baik digunakan pada ERD

​ 1. Apa itu Relation (Hubungan) pada ERD? ​Relation (Hubungan) dalam ERD (Entity-Relationship Diagram) adalah sebuah asosiasi logis atau keterkaitan fungsional yang ada antara dua atau lebih entitas (objek data) dalam suatu sistem. ​Hubungan ini menentukan bagaimana data dari satu entitas berinteraksi dengan data dari entitas lain. Dalam diagram, hubungan dilambangkan dengan bentuk belah ketupat (diamond) dan memiliki kardinalitas (derajat hubungan), yaitu: ​One-to-One (1:1): Satu entitas A hanya berhubungan dengan satu entitas B. One-to-Many (1:N): Satu entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas B. Many-to-Many (N:M): Banyak entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas B. ​2. Mengapa Many-to-Many (N:M) Tidak Baik Digunakan pada ERD (saat implementasi)? Redundansi Data Tinggi:  Jika kita mencoba menyimpan hubungan N:M tanpa tabel perantara, kita akan dipaksa mengulang dan menduplikasi data Primary Key di kedua tabel berkali-kali. Ini menyebabkan pemborosan ruang dan da...

Apa itu Primary Key, Foreign Key, dan Candidate Key. Berikan masing-masing 5 contoh pada penerapan ERD

Gambar
1. Primary Key (PK) / Kunci Utama ​Primary Key adalah sebuah atribut atau sekumpulan atribut yang memiliki peran utama dalam tabel: untuk secara unik mengidentifikasi setiap baris data di dalamnya. Syarat mutlaknya adalah nilainya tidak boleh duplikat dan tidak boleh kosong (NULL). Kunci ini dipilih dari sekumpulan Candidate Key. ​Contoh Penerapan pada ERD (Implementasi): Tabel PRODUK kode_produk dipilih sebagai PK karena setiap barang harus memiliki kode yang berbeda. Tipe CHAR(10) dipilih karena kode produk biasanya memiliki panjang yang tetap (misalnya 10 digit/karakter). Tabel DOSEN NIDN (Nomor Induk Dosen Nasional) adalah PK karena setiap dosen memiliki nomor identitas yang unik secara nasional. Tipe CHAR(10) digunakan karena ini adalah kode identifikasi dengan panjang tetap. Tabel PEMBAYARAN id_transaksi digunakan sebagai PK untuk menandai setiap proses pembayaran yang terjadi secara unik. Tipe INT (Integer) dipilih karena ini adalah nomor urut atau ID yang bersifat angka. Tabel ...