Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

Apa Itu Physical Model

Physical Model atau model fisik basis data adalah tahap desain yang menggambarkan bagaimana data benar-benar disimpan dan diimplementasikan pada sebuah sistem basis data. Kalau model konseptual hanya menjelaskan data apa saja yang ada dan hubungannya, maka model fisik sudah masuk ke detail teknis yang sangat spesifik sesuai dengan DBMS yang digunakan. Di model fisik inilah ditentukan nama tabel secara pasti, nama kolom, tipe data yang digunakan (misalnya VARCHAR , INT , DATE ), panjang data, aturan seperti primary key dan foreign key , indeks, serta berbagai pengaturan yang berhubungan dengan kinerja penyimpanan data. Jadi, model fisik lebih menekankan pada bagaimana data disimpan di komputer agar efisien, konsisten, dan sesuai kebutuhan aplikasi. Dengan kata lain, physical model adalah wujud nyata dari perancangan basis data yang siap diimplementasikan langsung pada perangkat lunak DBMS.

Apa Itu Conseptual DB

Conceptual Database (Model Konseptual Basis Data) adalah gambaran tingkat tinggi tentang bagaimana data dalam sebuah sistem disusun dan saling berhubungan, tanpa memperhatikan detail teknis implementasi. Model ini berfokus pada apa saja data yang dibutuhkan dan hubungan antar data tersebut, bukan bagaimana data itu disimpan dalam komputer. Biasanya, model konseptual divisualisasikan dengan Entity Relationship Diagram (ERD) yang menunjukkan entitas (misalnya Mahasiswa , Dosen , Mata Kuliah ), atribut dari entitas tersebut (seperti nama , NIM , kode mata kuliah ), serta hubungan antar entitas (misalnya Mahasiswa mengambil Mata Kuliah ). Tujuan dari conceptual DB adalah memberikan pemahaman menyeluruh mengenai struktur data dalam suatu sistem yang dapat dimengerti oleh semua pihak, baik analis, desainer, maupun pengguna, sebelum masuk ke tahap desain logis dan fisik. Dengan kata lain, model ini adalah jembatan antara kebutuhan dunia nyata dengan desain teknis basis data.

Apa Itu Basis Data

Basis data adalah kumpulan data yang terorganisir dan terstruktur sehingga dapat dengan mudah diakses, dikelola, diperbarui, dan disimpan secara efisien. Data di dalam basis data biasanya disimpan dalam bentuk tabel yang berisi baris (record) dan kolom (field), sehingga informasi lebih teratur dan tidak tercecer. Tujuan utama basis data adalah untuk menghindari duplikasi data, menjaga konsistensi, serta mempermudah pengguna dalam mencari atau mengolah informasi. Misalnya, dalam sistem akademik, basis data menyimpan data mahasiswa, dosen, mata kuliah, dan nilai, yang semuanya saling terhubung. Pengelolaan basis data biasanya menggunakan perangkat lunak yang disebut DBMS (Database Management System) , contohnya MySQL, PostgreSQL, Oracle, atau SQL Server. Dengan DBMS, pengguna dapat membuat, membaca, memperbarui, dan menghapus data menggunakan bahasa khusus, biasanya SQL (Structured Query Language) .

Apa yang Anda Harapkan dari MK Basis Data

Saya berharap dari mata kuliah Basis Data dapat memahami dengan baik konsep dasar mengenai bagaimana data disimpan, dikelola, dan diorganisir agar lebih terstruktur dan mudah digunakan kembali. Saya ingin mempelajari bagaimana proses perancangan basis data yang benar, mulai dari pembuatan diagram hubungan antar entitas sampai pada tahap implementasi menggunakan perangkat lunak manajemen basis data. Selain itu, saya juga ingin menguasai bahasa SQL, sehingga mampu melakukan berbagai operasi penting seperti membuat tabel, menambah data, menampilkan data dengan kondisi tertentu, memperbarui, hingga menghapus data sesuai kebutuhan. Selain penguasaan teori, saya berharap mata kuliah ini memberikan banyak pengalaman praktik agar saya terbiasa menggunakan DBMS seperti MySQL atau PostgreSQL. Dengan begitu, saya bisa melihat secara langsung bagaimana desain basis data yang baik berpengaruh pada kinerja aplikasi atau sistem informasi. Saya ingin dapat menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di k...